PAPA MINTA (Pelayanan Prima Administrasi Pertanahan)

DASAR HUKUM

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria (UUPA): Pasal 19 dan Pasal 24 mengatur tentang kewajiban pemerintah mengadakan pendaftaran tanah untuk menjamin kepastian hukum, di mana penguasaan fisik secara terus-menerus dapat menjadi alat bukti untuk pendaftaran hak.

Surat Edaran Menteri ATR/BPN Nomor 1756/15.I/IV/2016: Mengatur secara spesifik tentang Petunjuk Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Masyarakat, yang menegaskan penggunaan dan format Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (SPPF) sebagai alas hak yang sah.

SURAT EDARAN Bupati Bulungan Nomor 590/225/Pem.III/VIII/2019 Tentang Dukungan Terhadap Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap dan Surat Penguasaan Fisik Bidang Tanah .

PERMASALAHAN

Pencatatan manual sering membuat batas, luas, dan letak bidang tanah tidak presisi. Hal ini berujung pada penerbitan dua atau lebih surat pada bidang tanah yang sama.

Kehilangan dan Kerusakan Dokumen: Warkah (dokumen dasar riwayat tanah) yang disimpan secara fisik rentan hilang, rusak, atau dimakan usia.

Birokrasi dan Validasi Lama: Proses penelusuran riwayat tanah (Cek Peta dan Cek Hak) dengan membuka buku tanah secara manual memakan waktu berhari-hari.

ISU STRATEGIS

Permasalahan pertanahan berpola manual adalah sengketa atau konflik akibat pengelolaan administrasi tanah konvensional. Masalah utama meliputi tumpang tindih surat keterangan penguasaan fisik bidang tanah akibat batas tanah yang tidak akurat, risiko pemalsuan warkah, data warkah fisik yang rusak atau hilang, dan lambatnya pembaruan riwayat kepemilikan tanah

METODE PEMBAHARUAN

Kondisi Sebelum Inovasi

Petugas ukur akan turun langsung dan mengukur lahan dengan menggunakan meteran dan membuat peta lokasi secara manual.

Kondisi Setelah Inovasi

Petugas ukur akan turun langsung ke lokasi tanah di wilayah Anda untuk melakukan pengukuran batas-batas bidang tanah menggunakan alat ukur GPS geodetik dan pembuatan peta menggunakan aplikasi Arcgis.

KEUNGGULAN/KEBAHARUAN

Penggunaan GPS pada tanah atau lahan memberikan keunggulan utama berupa akurasi tinggi dalam pengukuran batas bidang tanah, efisiensi waktu pengerjaan pemetaan, serta kemudahan dalam navigasi lokasi yang presisi.

Efisiensi Manajemen Administrasi Tanah Mengelola berbagai catatan dan informasi pertanahan (seperti kepemilikan bidang, batas wilayah, dan riwayat penggunaan) menjadi lebih terstruktur, terdigitalisasi, dan mudah ditelusur

TAHAPAN INOVASI/BISNIS PROSES INOVASI

1. Perencanaan Survei (Preparation)

Tentukan tujuan pemetaan, area yang akan disurvei, dan parameter data (titik, garis, atau poligon) yang perlu diambil. Siapkan juga perangkat GPS yang akan digunakan di lapangan.

2. Pengumpulan Data GPS di Lapangan (Data Acquisition)

  • Lakukan pengukuran di lokasi untuk mengambil titik koordinat.
  • Gunakan penerima GPS atau GNSS berakurasi tinggi untuk hasil yang lebih presisi.
  • Saat ini, Anda juga bisa memanfaatkan aplikasi modern seperti ArcGIS Field Maps untuk langsung mencatat data GPS dan mengisi atributnya secara real-time via ponsel pintar atau perangkat survei.

3. Ekspor dan Konversi Data

Pindahkan data hasil rekaman dari perangkat GPS ke komputer. Pastikan format data (*.gpx, *.shp, atau .csv) sesuai dan kompatibel untuk dibaca oleh perangkat lunak ArcGIS.

4. Import dan Pengolahan Data di ArcGIS (Data Processing)

  • Buka ArcGIS Pro atau ArcGIS Desktop (ArcMap), lalu masukkan (import) data koordinat tersebut.
  • Lakukan konversi tabel koordinat (titik) menjadi feature class (Display XY Data).
  • Lakukan proses pembersihan data (editing), seperti menggabungkan titik menjadi garis atau poligon dan memastikan proyeksi peta (Coordinate System) sudah sesuai dengan wilayah survei Anda.

5. Analisis Spasial (Spatial Analysis)

Lakukan analisis data geospasial sesuai kebutuhan proyek Anda. Misalnya, analisis overlay (tumpang susun) untuk pemetaan kawasan, analisis buffer untuk jarak aman, atau analisis tingkat kerawanan suatu wilayah.

6. Visualisasi dan Pembuatan Peta (Cartography)

Gambarkan informasi yang telah dianalisis ke dalam layout peta yang baik. Tambahkan komponen peta penting seperti legenda, skala, arah utara, dan keterangan sumber data agar peta mudah dibaca dan dipresentasikan.

7. Publikasi dan Distribusi

Bagikan hasil peta digital Anda. Anda dapat menggunakan ArcGIS Online untuk mempublikasikan peta interaktif atau membangun WebGIS (situs web sistem informasi geografis) agar data dapat diakses publik secara luas