Dalam rangka meningkatkan kepedulian dan pemahaman masyarakat terhadap kesehatan jiwa, Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Advokasi terkait inovasi PERADE GAJI (PEDULI ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA) di Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk mendorong terbentuknya lingkungan yang inklusif dan menghilangkan stigma pada para ODGJ di wilayah Kabupaten Bulungan, khususnya di tingkat kecamatan khususnya kecamatan tangjung palas tengah.
Kegiatan sosialisasi ini juga sekaligus sebagai media advokasi kepada semua kepala desa untuk gerakan kebersamaan dalam penanganan ODGJ, karena seorang ODGJ tidak hanya memerlukan pelayanan kesehatan, namun juga pelayanan sosial, pelayanan hak-haknya sebagai warga negara Indonesia. Selain hal tersebut ODGJ juga tersebar di semua desa di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Tengah, sehingga seorang kepala desa berkomunikasi terhadap pelayanan yang dapat diterima oleh ODGJ di wilayahnya masing-masing.
Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan melaksanakan kegiatan PERADE GAJI (PEDULI ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA) di Kecamatan Tanjung Palas Tengah, yang dirangkaikan dengan pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM).
kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap inovasi kesehatan daaerah yang bertajuk PERADE GAJI (PEDULI ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA) dengan pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat, yang mengedepankan sinergitas dan kerjasama antara tenaga kesehatan yaitu Puskesmas Salimbatu dengan unsur muspika, aparat desa, organisasi kemasyarakatan, kepala sekolah, TP PKK, dan unsur swasta.
TPKJM dibentuk sebagai ujung tombak pelaksanaan program jiwa kesehatan di tingkat kecamatan dan desa. Tim ini terdiri dari perwakilan lintas sektor, di antaranya tenaga kesehatan puskesmas, perangkat desa, tokoh, tokoh masyarakat agama, kader kesehatan, serta keluarga ODGJ. Kolaborasi antar unsur ini menjadi kunci dalam menciptakan dukungan yang menyeluruh, berkelanjutan, dan berbasis kearifan lokal.
Melalui pembentukan TPKJM, Dinas Kesehatan kab. Bulungan berupaya membangun sistem koordinasi yang kuat dalam hal deteksi dini gangguan jiwa, pendampingan pengobatan, rujukan ke fasilitas layanan kesehatan, serta program rehabilitasi sosial dan pemberdayaan ODGJ. Dalam kegiatan ini, para anggota tim dibekali pemahaman tentang peran dan fungsi mereka, serta diberikan Arahan dalam menyusun rencana kerja dan aksi di lapangan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kesehatan adalah bagian yang tak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh. Pembentukan TPKJM merupakan wujud nyata dari keberpihakan pemerintah dengan memberikan hak-hak ODGJ untuk hidup sehat, memaafkan, dan diterima dalam lingkungan sosialnya.