INOVASI KUNING UNTUK KAYAN SEJIWA

Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa, UPTD Puskesmas Antutan meluncurkan buku inovasi berjudul “KUNING UNTUK KAYAN SEJIWA”, singkatan dari Buku Monitoring Untuk Peningkatan Pelayanan Kesehatan Jiwa. Inovasi ini dimulai dalam forum lintas sektor yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Antutan di Kecamatan Tanjung Palas, dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait dari berbagai sektor.

Buku “KUNING UNTUK KAYAN SEJIWA” dirancang sebagai monitoring pengobatan dan media edukatif yang berisi data lengkap, hasil pemeriksaan dan pemantauan pengobatan, serta berbagai informasi mengenai masalah kesehatan jiwa dan tata cara penanganan awal ODGJ. Melalui buku ini, petugas dapat melakukan pemantauan yang lebih efektif dan keluarga pasien ODGJ yang dibimbing untuk lebih memahami tentang masalah kesehatan jiwa.

Dampak awal dari penerapan inovasi ini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Terjadi peningkatan jumlah ODGJ yang mendapatkan pemantauan pengobatan secara rutin, yang secara langsung berdampak pada peningkatan pelayanan standar minimal (SPM) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Antutan.

Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan inovasi dalam mengatasi stigma dan diskriminasi dari keluarga dan masyrakat terhadap pasien ODGJ yang selama ini menjadi tantangan utama dalam pelayanan kesehatan jiwa. Dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah kecamatan, PKK, tokoh masyarakat, hingga kader kesehatan desa, ikut berpartisipasi dalam menyukseskan inovasi buku monitoring dan edukasi di masyarakat.

Dengan inovasi “KUNING UNTUK KAYAN SEJIWA”, Puskesmas Antutan berharap menciptakan perubahan perilaku dari keluarga dan masyarakat terhadap pasien ODGJ yang berkelanjutan.