Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) meluncurkan inovasi Stop Wc Terbang dengan Kerbau Jablay “Kerja Sama Bangun Jamban Layak” sebagai solusi terhadap rendahnya akses sanitasi layak di beberapa wilayah pedesaan. Inovasi ini muncul sebagai respon atas tantangan masih tingginya praktik buang air besar sembarangan (BABS), yang berdampak langsung pada kesehatan lingkungan dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, inovasi ini mengedepankan prinsip kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan mitra pembangunan.
Program ini menggerakkan potensi lokal melalui model gotong royong, di mana masyarakat juga menyediakan energi dan bahan lokal, sementara pemerintah desa dan mitra swasta membantu dalam bentuk pendanaan, teknis, dan material. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membangun rasa kepemilikan warga terhadap fasilitas jamban yang dibangun. Selain itu, kegiatan sosialisasi dan edukasi terus digalakkan untuk membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sehingga perubahan yang dihasilkan bersifat berkelanjutan.
Hasil pelaksanaan inovasi ini menunjukkan dampak positif yang signifikan. Terjadi peningkatan jumlah rumah tangga yang memiliki akses terhadap jamban sehat, serta penurunan kasus diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya. Desa-desa yang sebelumnya belum ODF kini mulai mencapai status bebas BABS secara bertahap. Inovasi ini menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di wilayah lain dan menjadi langkah nyata Kabupaten Bulungan dalam mempercepat pencapaian target nasional 100% sanitasi akses layak.